Penjagaan perdamaian di perairan Lebanon bukan sekadar tugas patroli biasa bagi prajurit TNI AL. KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 membuktikan kesiapan tempurnya saat terjebak dalam eskalasi panas perang 12 hari antara Iran dan Israel di Laut Mediterania.
Prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P Unifil kembali ke Tanah Air. Di balik suksesnya misi perdamaian di Lebanon, terselip cerita ketegangan saat KRI Sultan Iskandar Muda-367 mendeteksi rentetan pelanggaran wilayah yang dilakukan militer Israel.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menanggapi kembali terjadinya serangan Israel ke Jalur Gaza di tengah telah dibentuknya Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace).
Pos penyeberangan Rafah, yang menghubungkan wilayah Gaza dan Mesir, telah dibuka kembali untuk lalu lintas terbatas setelah hampir dua tahun ditutup di tengah perang.
Misi perdamaian di Lebanon bukan tugas main-main. Nyawa jadi taruhannya. Hal ini dirasakan betul oleh para prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVII Unifil saat terjebak di tengah kecamuk perang udara antara Iran dan Israel.
Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal mengecam keras serangan mematikan Israel terhadap Kamp Pengungsi Ghaith di wilayah Al-Mawasi, Khan Younis, Jalur Gaza, Sabtu (31/1).
Iran memandang bahwa Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bukanlah solusi tepat dalam mewujudkan perdamaian Palestina.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengecam tindakan Angkatan Bersenjata Israel (IDF) yang menghancurkan fasilitas milik Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur yang diduduki Israel.
Pasukan Israel kembali meluncurkan serangan udara dan artileri di beberapa wilayah di Jalur Gaza pada Sabtu (10/1) pagi waktu setempat. Hal ini merupakan pelanggaran terbaru Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober tahun lalu.