
Iran Bakal Jadi Tuan Rumah Pertemuan Nuklir dengan Tiongkok dan Rusia
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menuturkan Iran akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi dengan Tiongkok dan Rusia pada Selasa (22/7).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menuturkan Iran akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi dengan Tiongkok dan Rusia pada Selasa (22/7).

Iran mengklaim telah mengganti sistem pertahanan udara yang rusak akibat serangan Israel selama 12 hari pada bulan lalu.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyatakan siap untuk membalas serangan lebih besar ke Israel dan AS.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa badan pengawas nuklir PBB harus mencabut standar ganda jika ingin negaranya untuk kembali melanjutkan kerja sama.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan bahwa dirinya menjadi sasaran pembunuhan oleh Israel, selama konflik 12 hari yang terjadi pertengahan Juni lalu.

Kelompok BRICS mengecam keras serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke Iran. Mereka menilai, tindakan Washington dan Tel Aviv sudah melanggar hukum internasional.

Di tengah eskalasi perang Israel dan Iran, militer Rusia terus meningkatkan intensitas serangan terhadap Ukraina.

Iran menekankan komitmennya untuk tunduk pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT), meski baru saja menyetujui undang-undang yang membatasi kerja sama teknis dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Kementrian Pertahanan (Kemhan) Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa program energi nuklir Iran mengalami kemunduran sekitar satu hingga dua tahun akibat serangan AS pada bulan lalu.

Juru bicara pemerintahan Iran Fatemeh Mohajerani menegaskan bahwa masyarakat Iran tak akan membiarkan pemimpin revolusi Islam dan pimpinan tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei terluka.