
Rusia Sebut Tembak Jatuh Dua Rudal Storm Shadow Buatan Inggris
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya telah menembak jatuh dua rudal Storm Shadow buatan Inggris yang diluncurkan Ukraina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya telah menembak jatuh dua rudal Storm Shadow buatan Inggris yang diluncurkan Ukraina.

Inggris dan Jerman menandatangani perjanjian pertahanan bersejarah pada hari Rabu (23/10). Kedua negara itu berkomitmen untuk bekerja sama dan melakukan latihan gabungan di tengah kekhawatiran meningkatnya konflik Ukraina-Rusia.

Tanggal 30 September 1938 menandai salah satu halaman paling tragis dalam sejarah, peristiwa yang tidak ingin diingat kembali oleh Barat. Tepat pada hari itu “Perjanjian Munich” ditandatangani oleh Inggris Raya, Prancis, Jerman dan Italia, dengan keterlibatan Polandia dan Hungaria. Persetujuan bersama tersebut membuka jalan bagi kehancuran negara Cekoslowakia, dan menjadi awal mula Perang Dunia II.

Pemerintah Inggris telah menangguhkan beberapa penjualan senjata ke Israel, karena melihat adanya risiko senjata digunakan untuk melanggar hukum internasional.

Asisten Intelijen (Asintel) KSAU Marsda TNI Benedictus Benny duduk bersama dengan Atase Pertahanan (Athan) Inggris Captain Paul Matthews untuk membahas peluang kerja sama di bidang siber.

Prancis, Jerman, dan Inggris menyerukan perundingan gencatan senjata segera di Gaza sekaligus memperingatkan Iran dan sekutunya agar tidak memperparah konflik di wilayah Timur Tengah.

Menteri Pengadaan dan Industri Pertahanan Inggris, Maria Eagle bersama otoritas Ukraina memulai negosiasi kontrak berdasarkan Perjanjian Dukungan Ekspor Pertahanan, sebagai komitmen dukungan dalam memukul mundur Rusia.

Inggris dan Jerman menandatangani deklarasi pertahanan bersama yang mencakup kesepakatan untuk memperkuat industri pertahanan, memperkuat keamanan Eropa hingga mendukung Ukraina dalam memukul mundur pasukan Rusia.

Amerika Serikat (AS) menaikkan kewaspadaan pangkalan militernya di Eropa ke tingkat 'Charlie', fase kedua dari lima tingkat ancaman bagi anggota militer.

Kementerian Keamanan Negara (Ministry of State Security/MSS) Cina mengatakan bahwa Badan Intelijen MI6 Inggris telah merekrut dua warga Cina sebagai mata-mata.