
Israel Berlakukan 'Jeda Harian' Operasi Militer di Gaza
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa pihaknya akan menghentikan operasi militer setiap hari selama 10 jam di beberapa wilayah Gaza dan mengizinkan masuknya pasokan bantuan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa pihaknya akan menghentikan operasi militer setiap hari selama 10 jam di beberapa wilayah Gaza dan mengizinkan masuknya pasokan bantuan.

Militer Israel melanjutkan operasi mereka di Jalur Gaza dan Tepi Barat, Palestina, di tengah perang melawan Iran.

Iran meluncurkan rudal ke berbagai wilayah di Israel sebagai balasan usai Tel Aviv menyerang fasilitas pengayaan nuklir dan beberapa komandan militer penting pada Jumat (13/6).

TNI dari Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL turun tangan atasi krisis air di Lebanon Selatan pascakonflik antara IDF ( Israel Defence Force ) dan Hezbollah.

Israel mengakui bahwa terdapat 'kesalahan profesional' yang dilakukan oleh angkatan bersenjata dan menewaskan 15 staff kemanusiaan di Gaza pada bulan lalu.

Serangan Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) yang kembali digencarkan sejak 18 Maret telah menyebabkan sekitar 100 anak di Gaza menjadi korban tewas maupun terluka per harinya.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) kembali melakukan serangan di Jalur Gaza. Serangan ini merupakan yang terbesar sejak gencatan senjata dengan Hamas berlaku pada 19 Januari lalu.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa serangan rudal yang ditembakkan dari Yaman menghantam wilayah Israel Tengah dan menyebabkan 14 orang luka ringan.

Israel dan Hizbullah telah saling tuduh melanggar gencatan senjata di Lebanon di mana keduanya kembali meluncurkan serangan yang menewaskan beberapa orang.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan bahwa Hizbullah telah meluncurkan 250 proyektil dari Lebanon pada beberapa waktu lalu.