Filipina dan Amerika Serikat (AS) melakukan patroli gabungan di Laut Cina Selatan sebagai bentuk kerja sama pertahanan lebih lanjut menanggapi bertambahnya postur kekuatan Cina di kawasan.
Filipina menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi pengiriman pasokan logistik di Laut Cina Selatan, serta menolak seruan Cina agar meminta izin ketika berlayar di wilayah yang disengketakan tersebut.
Filipina menyatakan bahwa penjaga pantai Cina telah melakukan tindakan berbahaya terhadap kapal-kapal Filipina di wilayah sengketa di Laut Cina Selatan. Mereka menembakkan meriam air dan menghalangi kapal-kapal Filipina yang membawa pasokan logistik.
Jepang dan Filipina sepakat untuk memulai perundingan mengenai pakta pertahanan untuk memperkuat aliansi mereka dalam menghadapi postur kekuatan Cina yang meningkat di kawasan khususnya Laut Cina Selatan.
Filipina menegaskan bahwa kapal-kapalnya mempunyai hak untuk beroperasi di sekitar Scarborough Shoal, bagian dari Laut Cina Selatan. Pernyataan itu muncul usai Cina menuduh kapal Filipina memasuki wilayah itu secara ilegal.
Otoritas militer Cina mengatakan bahwa sebuah kapal militer Filipina telah “memasuki secara ilegal" perairan dekat Scarborough Shoal tanpa izin. Filipina didesak untuk segera menghentikan provokasinya.
Cina menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak memiliki hak untuk mencampuri masalah negaranya dengan Filipina. Hal itu diungkapkan setelah Presiden Joe Biden menyatakan komitmen untuk mendukung Filipina terkait perebutan wilayah di Laut Cina Selatan (LCS).
Otoritas keamanan Filipina mengatakan sebuah kapal penjaga pantai dan kapal pasokan logistik ditabrak oleh kapal Cina di wilayah perairan sengketa. Hal ini menambah ketegangan antara kedua negara.
Filipina menuduh Cina melakukan manuver berbahaya di area sengketea Laut Cina Selatan, setelah kapal Angkatan Laut laut Cina mencoba memotong jalur Kapal Angkatan Laut Filipina.
Indonesia, Malaysia, dan Filipina melaksanakan pengamanan di wilayah laut perbatasan yang rawan tindak kejahatan. Kegiatan ini termasuk dalam kerja sama trilateral Maritime Patrol Indomalphi 2023.
Cina memperingatkan bahwa Filipina telah melanggar kedaulatan wilayah dan hukum internasional dengan melakukan provokasi di Laut Cina Selatan. Tindakan itu disebutnya mengancam perdamaian dan stabilitas regional.
Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada II bersama Naval Special Operation Unit Filipina, berhasil melumpuhkan perompak di Perairan Cebu Filipina, Rabu (27/9).
Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada II Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetya melaksanakan kunjungan kehormatan di Filipina, Senin (25/9).
Otoritas militer Filipina mengatakan telah mematuhi perintah presiden untuk menyingkirkan penghalang terapung yang dipasang oleh Cina di Scarborough Shoal pada beberapa waktu lalu. Pihaknya juga akan berkomitmen untuk menghadapi tindakan konfrontatif Cina demi mempertahankan kedaulatan Filipina.