
Korut Kecam Latihan Gabungan AS, Korsel dan Jepang
Korea Utara (Korut) kecam latihan militer gabungan terbaru Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang, dengan peringatan bahwa mereka akan bertindak segera untuk mempertahankan diri.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Korea Utara (Korut) kecam latihan militer gabungan terbaru Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang, dengan peringatan bahwa mereka akan bertindak segera untuk mempertahankan diri.

Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menyebut Amerika Serikat (AS) telah sengaja melakukan provokasi dan meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea hingga berpotensi perang nuklir.

Wakil utusan PBB untuk Palestina Majed Bamya mengatakan bahwa dunia harus melihat secara jelas adanya "upaya pemusnahan suatu bangsa", selama serangan Israel di Gaza.

Amerika Serikat (AS) memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) yang menuntut gencatan senjata “segera, tanpa syarat dan permanen” di Jalur Gaza.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menembak jatuh enam rudal balistik ATACMS yang diluncurkan Ukraina ke wilayah Bryansk.

Lebanon dan Hizbullah telah menyetujui rencana gencatan senjata dengan Israel yang diusulkan oleh Amerika Serikat (AS). Hal itu merupakan upaya paling signifikan untuk mengakhiri konflik.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengizinkan serangan rudal ATACMS ke teritorial Rusia sebagai "babak baru peningkatan ketegangan".

Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menyerukan pasukan militer negaranya untuk siap perang, di tengah meningkatnya ancaman regional yang dipicu oleh Amerika Serikat (AS).

Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang membentuk sekretariat untuk kerja sama trilateral sekaligus mengecam pengerahan pasukan Korea Utara (Korut) ke Rusia.

Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa negaranya siap bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) untuk membalas jika Korea Utara (Korut) melakukan serangan nuklir.