
Laris Manis, Filipina Borong Lagi Kapal Perang Buatan RI!
PT PAL Indonesia meluncurkan Future Landing Dock (LD)-603 di Surabaya. Kapal perang jenis pengangkut pendarat ini merupakan unit pertama dari dua kapal pesanan Angkatan Laut Filipina.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

PT PAL Indonesia meluncurkan Future Landing Dock (LD)-603 di Surabaya. Kapal perang jenis pengangkut pendarat ini merupakan unit pertama dari dua kapal pesanan Angkatan Laut Filipina.

Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara (Dislitbangau) mendukung kemandirian industri pertahanan (Indhan) nasional melalui demonstrasi uji tembak roket Wrap Around Fin Aerial Rocket (WAFAR) RD-702 Practice berkaliber 70 mm.

Jajaran personel Komando Daerah Udara (Kodau) III mengasah kemampuan evakuasi medis udara (Medical Evacuation/Medevac) dalam Latihan Kesiagaan II Kodau III “Maleo Perkasa” TA 2026 di Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, Papua Tengah, Rabu (17/6).

Penguatan pertahanan negara tidak hanya ditentukan oleh modernisasi alutsista dan kesiapan tempur, tetapi juga oleh pemahaman publik terhadap peran strategis Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta kesejahteraan prajurit yang menjalankan tugas di lapangan.

Penguatan pertahanan udara nasional tidak hanya bergantung pada modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga pada kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

Penguatan industri pertahanan nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam membangun postur pertahanan yang tangguh dan mandiri.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, mewakili KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono, memimpin rapat Laporan Kesiapan Latihan Angkasa Yudha 2026 di Mabesau, Jakarta, Selasa (9/6).

Kementerian Pertahanan RI menyatakan, Malaysia tertarik mempelajari pengembangan kemampuan pemeliharaan dan perawatan (harwat) alat utama sistem persenjataan (alutsista) atau yang biasa disebut maintenance, repair, and overhaul (MRO) di Indonesia.

Kemitraan Indonesia-Korea Selatan (Korsel) berkembang ke level yang lebih strategis melalui kolaborasi pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae, yang kerangka kerja samanya telah dimulai sejak 2010.

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menemui Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi di Tokyo, Jepang, Jumat (5/6) waktu setempat, untuk membahas kelanjutan kerja sama pertahanan.