Senapan dan Ranjau Langka Sisa Perang Dunia Ke II yang Ditemukan di Indonesia

Jakarta, IDM - Baru-baru ini seorang warga dari Desa Soatobaru, Kecamatan Galela Barat, Maluku Utara menyerahkan 1 pucuk senjata organik laras panjang jenis Arisaka tipe 38 dengan nomor seri “208052”. Senjata ini merupakan sisa Perang Dunia ke II Jepang.
"Mereka menyerahkan senjata organik Arisaka tipe 38 kepada Satgas Yonarhanud 3/YBY dan kami sangat berterima kasih," kata Komandan Satgas Yonarhanud 3/YBY, Letkol Arh Achmad Yani saat itu.
Baca Juga: Momen Kebersamaan Prabowo dan Presiden MBZ di UEA, Pererat Kerja Sama Pertahanan

Sebenarnya selain senapan Arisaka, ada beberapa senapan dan alat perang lainnya bekas Perang Dunia ke II yang juga ditemukan TNI seperti senapan mesin Ho-103/104 Jepang kal 12.7x81mmSR Breda, senapan SKS, meriam Lantaka, peluru 7,62, ranjau Mushroom Top AT dan masih banyak lagi.

Untuk yang terakhir, ranjau Mushroom Top AT ini ditemukan oleh masyarakat di rawa daerah Lanud Anang Busra Tarakan, Kalimantan Utara.
Baca Juga: KSAD Ganti Dua Jabatan Strategis di Angkatan Darat, Ini Nama-namanya
"Ada 10 ranjau darat dan 1 ujung proyektil roket," kata Komandan Lanud Anang Busra Tarakan, Kolonel Pnb Somad saat itu.

Ranjau ini akhirnya diledakkan oleh Tim Demolisi dari Depohar 60 Lanud Iswahyudi, Madiun. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































