Rotasi Jabatan, KSAU Pimpin Sertijab Panglima Koopsudnas dan Komandan Kodiklatau

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) dan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) yang digelar di taxiway echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (8/12).
Sertijab dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Keputusan Panglima TNI, Nomor Kep/1324/XI/2023, tanggal 17 November 2023.
Untuk itu, jabatan Panglima Koopsudnas diserahterimakan dari pejabat lama, Marsdya TNI M. Tonny Harjono kepada Marsdya TNI Tedi Rizalihadi sebagai pejabat baru. Setelah ini, Marsdya TNI M. Tonny akan mengisi jabatan sebagai Pangkogabwilhan II.
Baca Juga: Asops KSAD Terbang ke Afsel Cek Misi Satgas Konga di Bangui, Berberati dan Baiki
Sementara itu, Marsda TNI Arief Mustofa resmi didapuk sebagai Komandan Kodiklatau untuk menggantikan Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.

Dalam amanatnya, KSAU mengungkap rotasi jabatan ini sebagai bentuk kepercayaan dari pimpinan, sekaligus prestasi atas kinerja yang telah diberikan oleh ketiga perwira tinggi itu kepada bangsa dan negara melalui TNI AU.
"Selaku pimpinan, saya menyampaikan terima kasih disertai apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian terbaik yang telah Marsekal berikan," ungkapnya.
Baca Juga: Kadispenau Soal Investigasi Insiden Super Tucano : Masih Perlu Pendalaman
Kepada ketiganya, Fadjar berpesan agar mereka senantiasa amanah dengan jabatan baru yang diemban dan melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab. "Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dan dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," sambungnya.
Amanah baru yang mereka emban, diakui Fadjar, tidaklah mudah lantaran ketiganya harus memimpin para prajurit di satuan masing-masing untuk selalu bersiap dengan dinamika tantangan tugas TNI AU di masa depan yang tentunya tidaklah mudah.
Hal-hal itu harus selalu diantisipasi serta disikapi dengan bijak dan tepat. "Tantangan tugas TNI AU di masa depan terus berubah dan semakin kompleks, seiring dengan dinamika lingkungan strategis yang kita hadapi," tegas KSAU. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































