Jumat, 4 April 2025

Polandia Sebut Jaringan Pengintai Rusia Targetkan Institusi Pemerintah

Jakarta, IDM โ€“ย Polandia mengatakan bahwa jaringan pengintai Rusia telah menargetkan institusi pemerintahannya pada beberapa waktu lalu. Hal ini menambah daftar tuduhan oleh negara-negara eropa kepada Rusia.

Dilansir dari Reuters, Jumat (10/5), Institut Penelitian Nasional Polandia atau NASK, melaporkan peretasan itu dilakukan oleh jaringan Rusia yang dikenal sebagai APT28. Jaringan tersebut merupakan bagian dari badan intelijen militer GRU Rusia dan menggunakan perangkat lunak berbahaya untuk menargetkan institusi pemerintah Polandia.

Baca Juga:ย Biden Ancam akan Berhenti Pasok Senjata ke Israel

โ€œMalware yang menargetkan institusi pemerintah Polandia didistribusikan minggu ini oleh kelompok APT28, yang terkait dengan badan intelijen Rusia,โ€ kata NASK.

“Indikator teknis dan kemiripan dengan serangan di masa lalu memungkinkan (kami) mengidentifikasi kelompok APT28โ€ฆ Kelompok ini terkait dengan Direktorat Intelijen Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (GRU),” tambahnya.

Baca Juga:ย Putin Peringatkan Risiko Konflik Global

Selain itu, Menteri Urusan Digital Polandia Krzysztof Gawkowski pun mengatakan pihaknya terus-menerus mengidentifikasi serangan siber dari Rusia terhadap beberapa institusi pemerintah termasuk layanan kesehatan.

Sebelumnya, Jerman juga menyebut APT28 telah melakukan spionase siber skala besar terhadap perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan Jerman, serta salah satu partai Jerman. Menanggapi tuduhan itu, Rusia menyebut Jerman telah menggunakan alasan tak berdasar terkait peretas siber untuk meningkatkan ketegangan. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer