Jakarta, IDM โ Hari Rabu, (28/8) kemarin, Kodam II/Sriwijaya melalui satuan Bekangdam II/Sriwijaya menggelar uji fungsi (Sea Trial) dan Sertifikasi Kelaikan Alang Air dari Tim Dislaikad terhadap beberapa Alat Angkutan Air (Alang Air) diantaranya, Kapal Motor Cepat (KMC) Komando C12 dan KMC Komando C18.
Kapal ini diuji coba setelah dilakukan perawatan. Uji coba dilakukan di Perairan Sungai Jembatan Musi 2, Palembang.
Kabekangdam II/Sriwijaya, Kolonel Cba Arie Prabuadi menjelaskan bahwa kapal-kapal atau alang air ini diperuntukkan melayani Satgas Pamrahwan dan Pamputer (pengamanan pulau terluar).
Baca Juga: Kisah 10 Personel TNI AD Jadi Tenaga Pendidik di Papua, Kami Terlatih Pegang Pistol dan Spidol
“Termasuk untuk mendukung kegiatan patroli dan tugas pokok lainnya bila dibutuhkan, baik dalam perbekalan, angkutan maupun logistik,” kata Arie seperti dikutip dari keterangan Pendam II/Sriwijaya, Kamis, (29/8).
Sementara itu dilansir dari airspace review, dikatakan bahwa kapal ini merupakan hasil litbang TNI AD khususnya prajurit dari Direktorat Pembekalan dan Angkutan (Ditbekang) yang berkolaborasi dengan para ahli terkait dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang prosesnya sudah dimulai sejak tahun 2013. Selanjutnya kapal cepat yang diberi nama ‘Komando’ ini dibangun oleh kapal galangan PT. Tesco Indomaritim.
KMC Komando resmi dilincurkan pada tanggal 29 April 2014 oleh Kepala Staf TNI AD (KSAD) masa itu, yakni Jenderal TNI Budiman yang dilaksanakan di pantai ABC (Ancol Beach City) Jakarta Utara. Dalam demonya hari itu, KMC Komando menunjukkan kebolehannya bermanuver lingkaran sempit, berhenti jarak pendek, menurunkan pasukan serta menembakkan senjatanya.
Baca Juga: Tandatangani Defence Cooperation Agreement dengan Australia, Prabowo: Tonggak Bersejarah
Badan kapal dibangun menggunakan bahan alumunium, berdimensi panjang 17,60 m, lebar 4,20 m, tinggi 2,15 m, draft 0,75 m dan berat 23 ton. Digerakkan menggunakan sepasang water jet Hamilton HJ422 yang disokong mesin diesel Caterpillar tipe CAT C12 ACERT yang menghasilkan daya 1.500 hp (2X750). Kecepatan jelajahnya 35 knot (65 km/jam).
Kapal ini didapuk untuk beroperasi di lingkungan muara dan tepian pantai (bukan laut dalam) yang mampu berlayar sejauh 250 mil laut (463 km). Dalam setiap operasinya kapal ini juga membawa air tawar sebanyak 500 liter disimpan dalam tangki. Kelengkapan standar yang melekat pada KMC Komando yakni radar laut , kompas gyro, GPS, Radio SSB, Radio HT, Ring Bouy dan 2 Life Raft .
Untuk menjalankannya, kapal ini dioperasikan oleh tiga orang awak (ABK) yang bisa membawa 31 orang penumpang dan didukung RCWS (Remote Control Weapon System) yang terpasang pada tiang menara di belakang kabin yang dilengkapi senapan mesin Browning M2HB kaliber 12,7 mm, sehingga bisa digunakan untuk menyapu sasaran (musuh) terjauh hingga jarak 2.000 meter. (rr)