Jakarta, IDM โย Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Diskesal) melalui Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Ramelan, memberikan brevet kehormatan kesehatan penyelaman dan hiperbarik kepada 13 pejabat, salah satunya Komandan Puspenerbal Laksamana Muda Sisyani Jaffar.
Penyematan dilakukan oleh Kepala RSPAL Ramelan Laksamana Pertama dr. Sujoko Purnomo di Surabaya, Senin (7/10). Brevet kehormatan tersebut diberikan dalam rangka peringatan hari kesehatan TNI AL yang ke-76, pada 9 Oktober mendatang.
“Kesehatan Hiperbarik merupakan bagian dari kesehatan matra laut yang menjadi ciri khas kesehatan TNI AL,” ujar Sujoko dalam amanatnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.
Baca Juga:ย HUT ke-79, Kejutan Manis Petani Jember untuk TNI
Brevet kesehatan hiperbarik merupakan kebanggaan bagi anggota kesehatan TNI AL. Menurutnya, penyandang brevet ini berarti memiliki kualifikasi di bidang kesehatan hiperbarik, yakni keahlian dasar dalam beberapa hal.
“Antara lain menyelam, menangani kasus-kasus kedaruratan hiperbarik, mengoperasikan ruang udara bertekanan tinggi dan memahami indikasi, kontra indikasi dan efek samping penggunaan ruang udara bertekanan tinggi serta cara penanganannya,” jelas Sujoko.
Selain Sisyani, terdapat 5 perwira tinggi TNI AL yang menerima brevet kesehatan hiperbarik ialah Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda Supardi, Komandan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Laksmana Pertama Mukhlis.
Kemudian, Komandan Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) Laksamana Pertama Wisnu Agung Priyambodo dan Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Kopaska) Laksamana Pertama Baroyo Eko Basuki.
Selain itu, brevet kesehatan juga diberikan kepada Komandan Lanud Muljono Kolonel Pnb Sugeng Budiono, rektor Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Profesor Widodo Ario Kentjono, rektor Universitas Brawijaya Malang Profesor Widodo, Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam Universitas Airlangga Surabaya Profesor Ugroseno Yudho Bintoro.
Lalu, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hangtuah Laksamana Pertama (Purn) drg. Nora Lelyana, guru besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Profesor Sri Rahayu, wakil rektor I bidang akademik dan inovasi Universitas Hangtuah Laksamana Muda (Purn) Profesor Siswo, dan direktur utama RSUD dr. Soetomo Cita Rosita Sigit Prakoeswa. (at)