Jakarta, IDM โย Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan Menteri Pertahanan Cina Li Shangfu di Moskow pada Minggu (16/4). Dalam pertemuan tersebut, keduanya saling memuji kerja sama militer bilateral yang telah terjalin dengan baik hingga saat ini berdasarkan prinsip โtanpa batas.โ
โKami bekerja secara aktif melalui departemen militer kami dan secara teratur bertukar informasi yang berguna, bekerja sama di bidang kerja sama teknis militer serta mengadakan latihan bersama,โ ujar Putin, melansir Kremlin.ru, Senin (17/4).
Baca Juga:ย Cina Tegaskan Tidak akan Pernah Kirim Senjata ke Pihak Terlibat Konflik Ukraina
Lebih lanjut, Putin menjelaskan bahwa latihan tersebut telah berlangsung di Rusia Timur yang melibatkan angkatan darat, laut maupun udara kedua belah pihak. Menurutnya, kerja sama militer yang terjalin telah memperkuat kemitraan strategis secara keseluruhan.
โTidak diragukan lagi, ini adalah bidang penting lainnya yang memperkuat sifat strategis dan saling percaya dari hubungan kita,โ jelasnya.
Kunjungan itu merupakan yang pertama dilakukan Li ke negara lain sejak ia diangkat menjadi menhan Cina. Hal ini menunjukkan posisi Rusia sebagai mitra utama sekaligus langkah lanjutan dari pertemuan Presiden Cina Xi Jinping dengan Putin pada bulan lalu.
Baca Juga: Ukraina Sebut Konflik Memanas di Bakhmut
โIni adalah kunjungan luar negeri pertama saya sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Rakyat China. Saya secara khusus memilih Rusia untuk ini guna menekankan karakter khusus dan kepentingan strategis hubungan bilateral kita,โ ungkap Li.
Sebelumnya, Cina telah menolak untuk mengkritik tindakan militer Rusia di Ukraina dan menyebutkan bahwa bantuan militer Amerika Serikat (AS) dan NATO hanyalah memperpanjang konflik. Menteri Luar Negeri Cina pun mengungkapkan sikap netral negaranya yang tidak akan membantu maupun mengekspor persenjataan ke pihak-pihak yang terlibat konflik. (bp)