Jakarta, IDM โย Amerika Serikat (AS) menunda pengiriman senjata tertentu buatan Boeing ke Israel di tengah meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ‘pesan politik’ posisi AS terhadap konflik yang terus berlanjut.
Baca Juga:ย Israel Tutup dan Ambil Alih Pintu Penyebrangan Rafah dari Gaza
Dilansir dari Reuters, Rabu (8/5), informasi tersebut dikonfirmasi oleh empat otoritas AS yang tidak disebutkan namanya. Mereka menyebut bahwa pengiriman senjata itu sudah ditunda selama dua minggu.
Senjata tersebut terdiri dari Joint Direct Attack Munitions buatan Boeing serta bom diameter kecil. Tindakan ini dilakukan ketika Pemerintah Joe Biden secara terbuka menekan Israel untuk menunda rencana serangannya ke Rafah untuk mencegah jatuhnya korban sipil.
Baca Juga:ย Australia Kecam Cina yang Tembak Suar ke Arah Helikopter MH60R Seahawk
Sementara, seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya, menolak mengkonfirmasi adanya penangguhan pasokan senjata secara spesifik tetapi bersitegang akan terus memperkuat pertahanan militer. โSeperti yang telah dikatakan oleh perdana menteri, jika kita harus berperang dengan sekuat tenaga, maka kita akan melakukan apa yang harus kita lakukan,” katanya. (bp)