Jakarta, IDM – Hari Rabu (15/5/2024) kemarin, Wakil KSAD Letjen TNI Tandyo Budi Revita menerima laporan korps kenaikan pangkat 46 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta.
Ada satu nama yang menarik dari 46 Pati ini dia adalah Mayjen TNI Dian Andriani Ratna Dewi yang jadi perempuan pertama di TNI AD yang berpangkat Jenderal Bintang 2 (Mayor Jenderal).
Dikutip dari keterangan Dispenad, Jumat, (17/5) Dian yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Pertahanan (Unhan) mengatakan kenaikan pangkatnya ini merupakan penghargaan yang sangat luar biasa untuknya dan khususnya untuk Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).
Baca Juga:ย Ditutup Danlanud RSA, 4 Penerbang Skadron Udara 52 Rampungkan Pelatihan Konversi Pesawat
“Jadi sejak berdirinya Kowad 22 Desember 1960 ini adalah penghargaan tertinggi sampai saat ini, kami berharap mudah-mudahan ke depannya, Kowad bisa kembali meraih jabatan yang paling tinggi, minimal sama, jadi ini adalah penghargaan tertinggi untuk Kowad,” kata Dian.
Dilansir dari detik, Jumat, karier militernya Dian dimulai dengan jabatan perwira pertama (pama) Kesdam IV/Diponegoro pada 1989. Sejumlah jabatan lainnya ialah Wakarumkit Tk.II MRM Kesdam Jaya, Kepala Komite Medik Rumkit Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya pada 2015, dan Karumkit Tk.II Moh. Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya pada 2017.
Selain itu, Dian pernah menjadi Kepala Departemen (Kadep) Penyakit Kulit dan Kelamin (Kulkel) RSPAD Gatot Subroto pada 2019.
Baca Juga:ย Gelar Apel Dansat 2024, Pangdam II/Sriwijaya Fokus Swakelola 1.000 Rumah Prajurit
Dilihat di situs Kemdikbud, Dian menjalani pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 1992. Kemudian dia melanjutkan pendidikan spesialis penyakit kulit dan kelamin di Universitas Indonesia (UI) hingga lulus pada 2002.
Kemudian dia melanjutkan pendidikan magister (S2) di Universitas Udayana (Udayana) dan lulus pada 2011 dengan mendapatkan gelar M.Biomed.Sc.. Setahun kemudian, dia juga lulus kuliah magister dari Universitas Respati Indonesia dan menyandang gelar MARS.
Gelar doktor (Dr.) diraih Dian dari Udayana pada 2019. Setahun kemudian dia meraih gelar magister hukum (M.H) dari Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM – PTHM. Gelar doktor kedua diraih Dian dari Universitas Borobudur pada 2022. (rr)