Jakarta, IDM-Tiga Kapal Perang TNI Angkatan Laut (KRI) gelar latihan bersama, melibatkan Kapal Perang Perancis yang melintas di Traffic Separation Scheme (TSS) Selat Sunda, Senin (08/02).
Passing Exercise (Passex) yang digelar tersebut merupakan bentuk pengawasan dan pengamanan terhadap kapal-kapal negara sahabat yang melintas di Perairan Indonesia. Khususnya di Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I) ataupun Alur Pelayaran Selat Malaka hingga keluar perairan yurisdiksi nasional.
Komandan KRI Barakuda – 633, Mayor Laut (P) Faisal Yanova Tanjung, S.E., M.Tr.Opsla mengatakan, “Dalam Latihan tersebut, melibatkan 3 KRI dan 2 Kapal Perang Prancis.โ
โKapal tersebut yakni KRI Barakuda-633, KRI Tenggiri-865, KRI Cakalang-852, serta 2 Kapal Perang Prancis FS Vendemiaire (Frigate) dan FS Emeraude (Submarine),” urainya.
Dalam latihan Passex, lanjut Faisal Yanova Tanjung, dilaksanakan serial latihan Flashex (Flash Exercise), Flaghoist, Photoex (Photo Exercise) Mantak, diakhiri dengan salam perpisahan (farewell pass). โSelanjutnya Kapal Perang Prancis melanjutkan pelayaran,” terangnya.
Menanggapi latihan tersebut, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., mengatakan ini dilakukan sesuai program TNI AL.
โSelain fungsi pengawasan dan pengamanan, kegiatan latihan ini merupakan upaya diplomasi militer yang diwujudkan dengan menggelar latihan bersama antarnegara sahabat sesuai dengan kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.” jelasnya
Dengan dilakukan latihan passing exercise seperti ini, selain menjaga kedaulatan NKRI, diharapkan dapat mempererat hubungan internasional.
โMempertahankan dan meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia-Perancis pada umumnya, dan TNI AL-La Royale pada khususnya, dalam menjaga stabilitas kawasanโ pungkasnya.