Kementerian Pertahanan RI menyatakan, tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas menjadi pasukan perdamaian di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), akan diberangkatkan pada pekan ini.
Tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas menjadi pasukan perdamaian di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).
Eskalasi di perbatasan utara Israel dan Lebanon kembali menelan korban dari Indonesia. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi UNIFIL gugur di tengah meningkatnya intensitas konflik antara Israel Defense Forces (IDF) dan Hezbollah. Duka ini bukan hanya milik keluarga besar TNI, tetapi juga bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Pemerintah Republik Indonesia, melalui Wakil Tetap RI untuk PBB Duta Besar Umar Hadi menuntut dilakukannya penyelidikan yang segera, menyeluruh, dan transparan atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan kecaman "sangat keras" atas berulangnya serangan di dekat Bani Haiyyan, Lebanon Selatan pada Selasa (30/3). Serangan kedua itu menewaskan dua prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL.
Markas Besar TNI menyatakan, prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), gugur lagi.
Kementerian Pertahanan RI menyampaikan, dua personel TNI yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) atau pasukan perdamaian, gugur setelah kendaraan yang mereka tumpangi meledak di sekitar Bani Hayyan, Sektor Timur, Lebanon Selatan, Senin (30/3) waktu setempat.