Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto mengungkapkan alasan TNI akan merekrut warga sipil menjadi prajurit siber. Hal ini menjawab keinginan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang mengatakan merekrut warga sipil yang memiliki kemampuan siber lebih mudah dibandingkan harus melatih kemampuan siber kepada tentara.
Pusat Rehabilitasi (Pusrehan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) membuka program rehabilitasi terpadu untuk prajurit TNI dan tenaga PNS Kemhan penyandang disabilitas.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Hariyanto mengatakan saat ini pihaknya telah merekrut dan mendidik 2.000 personel untuk menjadi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Senin, (6/1/2025) program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi digelar. Total ada 26 provinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua yang sudah mencanangkan program ini. TNI sendiri sudah mengerahkan 351 Kodim, 14 Lantamal, 41 Lanud di seluruh Indonesia untuk program ini. Jumlah ini disiapkan sesuai daerah sasaran prioritas yang ditentukan pemerintah.
Bagi TNI, memberikan kebutuhan dasar masyarakat di daerah operasi dinilai dapat mendukung program percepatan pembangunan di wilayah Papua. Hal ini senada dengan Instruksi Presiden kepada Panglima TNI Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua.
Sejumlah pasukan gabungan dari TNI dan Polri mengikuti apel persiapan Operasi Lilin 2024 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, (20/12). Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Sebanyak 157 prajurit TNI lulus tes Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Lahirnya generasi penerus prajurit Kopassus ini secara resmi dikukuhkan oleh Komandan Jenderal Kopassus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Djon Afriandi, Selasa, (10/12/2024) di Pantai Permisan, Nusakambangan, Cilacap.
Meski di guyur hujan lebat dan harus melewati jalan ekstrem di kawasan hutan belantara, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, semangat para prajurit TNI dari Korem 011/Lilawangsa tak kendur.
TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif 501/Bajra Yudha (BY) menggelar patroli dan menghapus simbol-simbol dan tulisan terkait gerakan separatis di Papua. Tampak dalam gambar yang diposting instagram @divif2_kostrad, Rabu, (11/12) tertera tulisan "Papua Merdeka" yang dihapus serta diganti TNI dengan tulisan "NKRI Harga Mati" dan "Kami bagian dari Indonesia".