Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un akan mengirim 1.000 penjinak ranjau dan 5.000 orang untuk membantu rekonstruksi wilayah Kursk, Rusia usai hancur akibat pertempuran dengan Ukraina.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menegaskan kembali komitmen dukungan terhadap Rusia dalam mempertahankan diri melawan Ukraina. Hal itu ia ungkapkan saat bertemu Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Pyongyang pada beberapa waktu lalu.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin membahas hubungan bilateral keamanan hingga potensi pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Selasa (25/2).
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kedatangan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Selasa (25/2).
Presiden Rusia Vladimir Putin mencopot Sergei Shoigu dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan, dan mengusulkan mantan Wakil Perdana Menteri Andrei Belousov, yang mahir di bidang ekonomi, untuk menduduki posisi tersebut.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengklaim bahwa pasukannya berhasil merebut setidaknya 400 kilometer persegi wilayah Ukraina sejak awal tahun ini. Keberhasilan itu diungkapkan ketika Ukraina menghadapi ancaman menipisnya amunisi.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa produksi amunisi telah meningkat hampir 2,5 kali lipat dan produksi komponen artileri telah melonjak 22 kali lipat pada tahun lalu.
Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu mengatakan kepada industri militer untuk “berhenti bermain-main” dan memerintahkan mereka untuk meningkatkan produksi sistem self-propelled artillery.
Presiden Vladimir Putin memuji kerja sama militer 'teknologi canggih' antara Rusia dan Cina. Menurutnya, kerja sama itu sangat penting dilakukan untuk menjamin keamanan strategis kedua negara.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah memicu ketegangan geopolitik untuk mempertahankan dominasi global. Hal itu ia ungkapkan di forum diplomasi militer Xiangshan di Cina.