
AS Sebut Korut Kirim 1.000 Kontainer Senjata ke Rusia
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) telah mengirimkan lebih dari 1.000 kontainer peralatan militer dan amunisi ke Rusia.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) telah mengirimkan lebih dari 1.000 kontainer peralatan militer dan amunisi ke Rusia.

Iran berencana melakukan pembicaraan dengan Rusia untuk menjajaki kerja sama dalam membangun satelit pengintai baru yaitu Khayyam-2 dalam waktu dekat.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk melakukan mobilisasi tambahan untuk berperang di Ukraina. Sebab, ratusan ribu orang baru telah mendaftarkan diri untuk menjadi personil Angkatan Bersenjata.

Ukraina disebut telah menembakkan bom cluster ke sebuah desa dekat perbatasan di Rusia. Serangan itu melukai beberapa warga sipil dan merusak pemukiman mereka.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pertahanan udara miliknya telah mencegat lima rudal HIMARS buatan AS, sebuah bom JDAM yang diluncurkan dari udara, dan 37 drone Ukraina dalam 24 jam terakhir.

Presiden Rusia Vladimir Putin menetapkan dekrit kampanye wajib militer rutin yang akan dalam waktu dekat. Aturan itu akan melibatkan sekitar 130.000 rakyat Rusia untuk mengabdi selama satu tahun.

Belarus mengklaim bahwa helikopter militer Polandia telah sengaja melanggar wilayah udaranya. Namun, tuduhan itu ditolak Polandia yang menyebut tidak ada satupun unit helikopter yang melintasi perbatasan antara kedua negara.

Korea Utara (Korut) mengecam Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol karena telah mengkritik hubungan kerja sama mereka dengan Rusia usai kunjungan Presiden Kim Jong Un. Korut menegaskan, hubungan keduanya merupakan hal wajar bagi negara bertetangga.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi konflik di Kosovo, yang dinilai berpotensi menjadi semakin membahayakan warga sipil usai bentrokan antara pihak-pihak terkait.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan hubungan Rusia dan Iran telah mencapai tingkat baru meskipun ada tentangan dari negara-negara Barat. Hal itu ia katakan usai melihat pameran rudal di Teheran pada beberapa waktu lalu.