
Anggota DPR Dukung Penuh Seruan Prabowo Soal Palestina di Sidang Umum PBB
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menyampaikan dukungan penuh terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menyampaikan dukungan penuh terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80.

Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 23 September 2025.

Hari pertama Sidang Umum PBB ke-80, pada 23 September 2025, menghadirkan sebuah kontras mencolok. Dalam tradisi PBB, Brasil selalu menjadi pembicara pertama, disusul tuan rumah Amerika Serikat. Tahun ini, giliran Donald Trump yang kembali naik mimbar sebagai Presiden AS. Tepat setelahnya, Presiden Indonesia Prabowo Subianto mendapat kesempatan berpidato di urutan ketiga.

Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bencana kemanusiaan di Gaza harus segera dihentikan dengan membangun kekuatan bersama - sama melalui forum multilateral untuk menjadikan dunia lebih baik.

Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam pidatonya pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 berpesan untuk saling menjaga perdamaian dan persatuan.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia siap mengirim 20.000 pasukan perdamaian ke berbagai wilayah konflik seperti Gaza, Ukraina, Sudan dan Libya.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pengakuan terhadap Negara Palestina adalah langkah yang berada di sisi sejarah yang benar.

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) akan memberikan rekomendasi sejumlah kebijakan ketahanan pangan nasional kepada Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah dengan mengakhiri perang di Gaza, Palestina.

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dukungan terhadap penyelesaian konflik di Gaza dengan solusi dua negara. Ia juga mengaku siap untuk mengirim pasukan perdamaian.