
PBB Sebut Israel Terus Membatasi Akses Bantuan Kemanusiaan di Gaza
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kembali melaporkan bahwa Israel membatasi akses bantuan kemanusiaan di Gaza, tempat warga sipil mengalami "tingkat kekerasan yang mengerikan".
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kembali melaporkan bahwa Israel membatasi akses bantuan kemanusiaan di Gaza, tempat warga sipil mengalami "tingkat kekerasan yang mengerikan".

Kepala Hak Asasi Manusia PBB atau OHCHR, Volker Turk melaporkan bahwa terdapat 901 orang yang dieksekusi mati di Iran pada tahun lalu, termasuk 31 wanita. Ia pun menyerukan Iran untuk menghentikan tindakan tersebut.

Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengatakan bahwa pihaknya akan segera menghentikan distribusi bantuan ke Gaza dan Tepi Barat karena larangan Israel.

Badan PBB untuk Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) melaporkan bahwa jumlah pengungsi yang kembali ke Suriah dari negara-negara tetangga dalam tiga minggu setelah jatuhnya rezim Assad telah melampaui 50.000 orang.

Badan bantuan kemanusiaan PBB atau OCHA mengatakan bahwa akibat perang yang tiada henti sejak tahun lalu, Gaza menjadi wilayah "paling berbahaya di bumi saat ini."

Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menerima informasi yang menunjukkan bahwa saat ini terdapat 8.000 tentara Korea Utara (Korut) di wilayah Kursk Rusia.

Utusan khusus PBB untuk Myanmar, Julie Bishop, memperingatkan bahwa Myanmar telah terperosok dalam krisis akibat konflik yang terus berlangsung dan jaringan kriminal yang tidak terkendali.

Parlemen Israel telah meloloskan undang-undang yang melarang Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) beroperasi di negaranya maupun di wilayah yang berada di bawah kendali Israel.

Penerbang helikopter AS565 MBe Panther HS-1306 mengikuti latihan untuk mematangkan persiapan jelang pemberangkatan Satgas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P UNIFIL ke daerah misi perdamaian PBB di Lebanon.

Kepala badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mengatakan bahwa Israel terus mencegah stafnya untuk mendistribusikan bantuan kemanusiaan ke Gaza bagian.