
Satgas Perbatasan Bagikan Makan Bergizi Gratis di Nduga
Satga Yonif 733/Masariku membagikan makan bergizi gratis (MBG) kepada siswa-siswi sekolah dasar di Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (26/3).
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Satga Yonif 733/Masariku membagikan makan bergizi gratis (MBG) kepada siswa-siswi sekolah dasar di Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (26/3).

Aksi prajurit TNI menyajikan menu makan gratis untuk anak-anak Papua viral di media sosial TikTok dan mengundang komentar positif dari warganet.

Komandan Landasan Udara Angkatan Laut (Danlanudal) Biak, Kolonel Laut (P) Sugeng Lamiyo menekankan kepada seluruh prajuritnya untuk bijak dalam menyikapi polemik revisi Undang-Undang TNI nomor 34 tahun 2004.

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke lokasi latihan militer prajurit TNI.

Ratusan prajurit dari Yonif 732/Banau dikirim ke Papua. Para prajurit ini akan bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile. Upacara pelepasan Dermaga Utama Pelabuhan A. Yani, Ternate, Minggu (23/3/2025).

Sebanyak 1.350 personel TNI di jajaran Koopsau Habema Sektor Timur yang meliputi tiga batalyon yakni Satgas Yonif 503/Mayangkara; Satgas Yonif 323/Buaya Putih; dan Yonmar 6, mengakhiri masa tugasnya di Papua.

Hari Senin, (3/3) kemarin bertempat di Asrama Yonif 330, Nagreg, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Danyonif 330/Tri Dharma Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto memimpin langsung Acara Tradisi Pengantar Tugas personel Yonif 330 Tri Dharma yang akan melaksanakan tugas operasi ke Papua.

Jauh-jauh datang dari Intan Jaya, Papua Tengah, Bupati Intan Jaya, Aner Maisini berkunjung ke Markas Yonif 330 Tri Dharma di Nagreg, Bandung Barat beberapa waktu lalu. Aner tidak sendiri, dia mengajak para tokoh pemuda untuk studi banding.

Satgas Yonif 323 Kostrad menggelar layanan kesehatan gratis untuk warga di Distrik Ilaga, Papua pada Minggu pagi (16/2). Pelayanan kesehatan ini diberikan akibat terbatasnya fasilitas kesehatan dan tenaga medis.

TNI AD dari Kodam I/Bukit Barisan mengirim 450 prajurit berkualifikasi Raider bertugas di wilayah perbatasan Papua selama sekitar 12 bulan. Mereka akan ditempatkan di beberapa daerah seperti Yuguru, Wea, Mapenduma, dan Paro untuk menjaga kedaulatan NKRI.