Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan keputusan pemerintah melanjutkan pengiriman prajurit TNI ke Lebanon merupakan bentuk nyata konsistensi Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi untuk ikut menjaga perdamaian dunia.
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) Iwan Bambang Setiawan mendatangi markas besar United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon, pada Selasa (7/4) waktu setempat.
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, memastikan pihaknya tengah menjadwalkan pemanggilan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyusul gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.
Prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), menjadi korban lagi setelah terjadi ledakan di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di dekat El Adeisse, Sektor Timur, Lebanon Selatan, Jumat (3/4) sore waktu setempat.
Pemerintah Indonesia bergerak cepat memastikan pemulangan jenazah tiga prajurit penjaga perdamaian yang gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon, di tengah situasi konflik yang terus memanas.
Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon akan diterbangkan ke Indonesia. Sebelum kepulangan, upacara penghormatan digelar untuk tiga prajurit tersebut.
TNI AL mempertegas kesiapan mereka mendukung misi perdamaian dunia di Gaza, Palestina. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) memastikan pihaknya mengerahkan aset strategis untuk menyokong misi Board of Peace (BoP).