
Kecam Latihan RIMPAC, Korut: Demonstrasi Perang
Korea Utara (Korut) mengecam keterlibatan Korea Selatan (Korsel) dalam latihan gabungan yang dipimpin Amerika Serikat (AS), karena dikhawatirkan dapat memicu eskalasi di kawasan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Korea Utara (Korut) mengecam keterlibatan Korea Selatan (Korsel) dalam latihan gabungan yang dipimpin Amerika Serikat (AS), karena dikhawatirkan dapat memicu eskalasi di kawasan.

Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjanji untuk terus memperkuat hubungan dengan Cina dan menggambarkan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping bulan lalu sebagai "kesempatan bersejarah".

Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengawasi uji coba peluncur roket multi-laras baru dan senjata lainnya pada beberapa waktu lalu.

Presiden Korea Utara (Korut) meresmikan destroyer atau kapal perusak berbobot 5.000 ton dan mengatakan bahwa negaranya akan membangun kapal perang dengan bobot dua kali lipat lebih besar.

Presiden Cina Xi Jinping melakukan kunjungan langka ke Korea Utara (Korut). Lawatan bersejarah untuk menemui pemimpin tertinggi Kim Jong Un ini menjadi momen pertama kalinya Xi kembali menginjakkan kaki di Pyongyang sejak 2019 lalu.

Korea Utara (Korut) akan mengerahkan artileri baru di sepanjang perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel) pada akhir tahun ini sebagai upaya untuk memperkuat kemampuan pertahanan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengenang dan berterima kasih atas perjuangan para prajurit Korea Utara (Korut) yang ikut serta dalam operasi militer di wilayah Kursk.

Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal balistik ke arah Laut Timur pada Rabu (8/4). Peluncuran rudal balistik ini merupakan yang kelima dilakukan Korut sejak awal tahun.

Korea Utara (Korut) meluncurkan sekitar 10 rudal balistik ke arah Laut Timur pada Sabtu (14/3). Hal ini nampak dilakukan sebagai bentuk pamer kekuatan saat Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) tengah melakukan latihan militer gabungan.

Korea Utara (Korut) mendukung pilihan Iran atas pemimpin tertinggi baru, Mojtaba Khamenei. Ia ditunjuk untuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei yang tewas selama serangan AS-Israel di Teheran.