Lembaga 38 North, sebuah think tank asal Amerika Serikat (AS), merilis hasil penelitiannya yang mengungkapkan bahwa Korea Utara (Korut) semakin meningkatkan pengawasan digital terhadap warganya di berbagai aspek.
Korea Selatan (Korsel) berhasil meluncurkan satelit pengintai militer yang kedua untuk meningkatkan pengawasan berbasis ruang angkasa terhadap negara tetangganya yaitu Korea Utara (Korut).
Korea Utara (Korut) mengklaim pihaknya berhasil melakukan uji coba rudal hipersonik jarak menengah tipe baru berbahan bakar padat pada beberapa waktu lalu. Rudal tersebut kemudian diberi nama 'Hwasongpho-16 Na'.
Korea Utara (Korut) pastikan akan meluncurkan beberapa satelit pengintai militer pada tahun ini, setelah berhasil mengorbitkan satelit pertamanya pada bulan November tahun lalu.
Korea Utara (Korut) telah meluncurkan rudal balistik jarak menengah ke lepas pantai timurnya, sekaligus menjadi rudal balistik ketiga yang diluncurkan pada tahun ini.
Rusia dan Korut sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan khususnya dalam menghadapi ancaman pengintaian baik dari individu maupun kelompok yang diutus oleh negara lain.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Korea Selatan (Korsel) berencana meluncurkan satelit militer kedua pada awal April mendatang. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kekuatan Korsel khususnya dalam memantau negara tetangganya, Korea Utara (Korut).
Presiden Korea Utara (Korut) kembali meninjau langsung markas militer untuk kesekian kalinya dalam seminggu terakhir. Terbaru, ia mengunjungi Divisi Tank Pengawal ke-105 Seoul Ryu Kyong Su, yang pernah menyerang Korea Selatan (Korsel) dalam Perang Korea.
Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kapabilitas maupun diplomasi pertahanan untuk menjaga perdamaian di kawasan.
Korea Utara (Korut) diklaim berhasil menguji coba mesin berbahan bakar padat untuk rudal hipersonik jarak menengah, yang diawasi langsung oleh Presiden Kim Jong Un.