Jakarta, IDM – Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kapabilitas maupun diplomasi pertahanan untuk menjaga perdamaian di kawasan.
Dilansir daru NHK, Senin (25/3), pernyataan itu Kishida ungkapkan saat wisuda Akademi Pertahanan Nasional Jepang di Yokosuka. Dalam pidatonya, Kishida mengatakan bahwa selama empat tahun terakhir, dunia dipenuhi dengan gejolak. Termasuk yang disebabkan oleh peningkatan kekuatan nuklir Korea Utara (Korut) dan konflik Rusia-Ukraina, yang kini masih berlangsung dan merupakan tantangan besar bagi tatanan internasional.
Baca Juga:ย Rudal Rusia Memasuki Wilayah Udara Polandia
โPeningkatan kekuatan militer, termasuk pengembangan nuklir dan rudal, telah meningkat pesat di wilayah sekitar Jepang. Dan upaya untuk secara sepihak mengubah status quo dengan provokasi juga semakin meningkat,โ katanya.
“Pemerintah Jepang akan memperkuat kemampuan pertahanan dan diplomatiknya untuk menjaga perdamaian dan mencegah keadaan darurat keamanan,” jelasnya.
Baca Juga:ย Putin Bersumpah akan Hukum Dalang Penembakan Masal
Jepang merupakan sekutu Amerika Serikat (AS) dan mendukung Ukraina secara finansial melalui penerapan sanksi internasional terhadap Rusia. Kishida pun dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden AS Joe Biden pada April mendatang. (bp)