
Kemhan RI: Pelatihan Komcad bagi ASN Tidak Dipaksa
Kementerian Pertahanan RI menyatakan bahwa pelatihan dasar militer atau komponen cadangan (komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) bersifat suka rela.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kementerian Pertahanan RI menyatakan bahwa pelatihan dasar militer atau komponen cadangan (komcad) bagi aparatur sipil negara (ASN) bersifat suka rela.

Staf Teritorial TNI Angkatan Udara (Sterau) memaparkan kebijakan, mekanisme serta tahapan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) Matra Udara Tahun Anggaran (TA) 2026, yang pada dasarnya bukanlah wajib militer.

TNI AD melalui Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak buka suara terkait wacana 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) direkrut menjadi prajurit Komando Cadangan (Komcad).

Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto mengatakan, pelatihan dasar militer bagi aparatur sipil negara (ASN) akan dimulai pada April 2026.

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pelibatan sekitar 4.000 aparatur sipil negara (ASN) sebagai Komponen Cadangan (Komcad) harus dilaksanakan secara hati-hati, terukur, dan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalisme birokrasi sipil.

Pengamat militer dan pertahanan Anton Aliabbas mendorong Kementerian Pertahanan RI agar memiliki pemetaan yang jelas ihwal rencana aparatur sipil negara (ASN) dijadikan komponen cadangan (komcad).

Kementerian Pertahanan RI akan melatih sekitar 4.000 aparatur sipil negara (ASN) pendidikan dasar militer untuk memperkuat komponen cadangan (komcad).

Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) menetapkan sebanyak 550 anggota Komponen Cadangan (Komcad) Matra Laut 2025. Penetapan dilakukan dalam upacara yang dipimpin Komandan Kodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/11).

Sebanyak 500 personel dinyatakan lulus dan resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) matra udara usai menjalani pendidikan sampai latihan selama tiga bulan.

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan implementasi sistem pertahanan semesta melalui optimalisasi Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) di tingkat daerah.