TNI menyiapkan 1.311 personel sebagai penyuluh untuk diterjunkan ke wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Satuan Tugas (Satgas) TNI yang tergabung dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca dengan menebarkan 6 ton garam (Natrium Klorida/NaCl) untuk meningkatkan potensi curah hujan di wilayah Kalimantan, Sabtu (31/10).
TNI mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara untuk operasi modifikasi cuaca (OMC), Selasa (27/10), dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Sjamsudin Noor terus mengintesifkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah kalimantan.
Presiden Prabowo Subianto memantau perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Kementerian Pertahanan RI menyatakan, TNI akan menempatkan safety officer di setiap helikopter CH-47 Chinook Jepang yang membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat angkut C-130 Hercules untuk mengangkut alat kesehatan berupa alat pelindung diri (APD), masker, dan tabung oksigen ke wilayah Kalimantan yang tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla).