
TNI AD dan Pemerintah Terus Percepat Pembangunan Jembatan di Aceh
Sinergi TNI Angkatan Darat dan pemerintah terus terlihat dalam percepatan pembangunan jembatan di wilayah Provinsi Aceh.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Sinergi TNI Angkatan Darat dan pemerintah terus terlihat dalam percepatan pembangunan jembatan di wilayah Provinsi Aceh.

Tahun ini TNI AD menargetkan akan membangun 10 hingga 15 titik jembatan per bulan di seluruh Indonesia.

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang mengakibatkan hancurnya sebuah jembatan di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekrak. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Sekrak dengan Kecamatan Bandar Pusaka. Putusnya jembatan membuat arus transportasi dan mobilitas warga antar dua kecamatan terhambat, sehingga berdampak langsung pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto pihaknya menargetkan pembangunan jembatan di seluruh Indonesia rampung 1,5 tahun.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan prajuritnya bekerja pagi hingga malam hari untuk mempercepat pembangunan jembatan pascabencana di Sumatra.

TNI AD melalui Kodim 1610/Klungkung terus bergerak mendukung dan mensukseskan program-program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya terkait instruksi bapak Presiden RI Prabowo Subianto tentang pembangunan jembatan di seluruh pelosok negeri.

TNI dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) memperbaiki tiga jembatan yang dirusak Kelompok Separatis Teroris (KST) Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Respons cepat dilakukan TNI Angkatan Darat dengan membangun jembatan baru membuka akses jalan di wilayah Kemang Pratama, Bekasi.