
Israel Sebut Iran Luncurkan Bom Cluster
Israel mengatakan bahwa Iran telah meluncurkan serangkaian serangan rudal termasuk bom cluster atau tandan yang sangat mematikan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Israel mengatakan bahwa Iran telah meluncurkan serangkaian serangan rudal termasuk bom cluster atau tandan yang sangat mematikan.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung upaya pemerintah dalam mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari kawasan terdampak konflik di Iran dan Israel.

Iran menyatakan masih menjadi anggota Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (Non-Proliferation Treaty/NPT). Namun, memperingatkan akan menarik diri karena pecahnya konflik militer dengan Israel.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan bahwa keterlibatan langsung Amerika Serikat (AS) dalam konflik dengan Israel akan menimbulkan konsekuensi yang "tidak dapat diperbaiki." Hal itu ia ungkapkan usai Presiden AS Donald Trump mengancam Iran untuk segera menyerah.

Konflik yang terjadi antara Israel dan Iran terus memanas. Setelah kedua negara saling serang melalui serangan udara, kini Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melontarkan pernyataan yang cukup kontroversi.

Pemerintah Republik Islam Iran menegaskan bahwa pihaknya berhak melakukan tindakan tegas sebagai bentuk membela diri usai diserang Israel sejak 13 Juni lalu.

Israel dan Iran saat ini sedang saling serang melalui serangan udara. Israel yang menyerang terlebih dahulu, langsung dibalas Iran selang beberapa jam. Tel Aviv, Ibu Kota Israel dihujani ratusan rudal balistik Iran yang menghancurkan lokasi strategis.

Konflik Israel dan Iran terus berkecamuk dengan serangkaian serangan balasan sejak Sabtu (14/6) malam waktu setempat, yang memicu kekhawatiran internasional akan eskalasi meluas.

Iran meluncurkan rudal ke berbagai wilayah di Israel sebagai balasan usai Tel Aviv menyerang fasilitas pengayaan nuklir dan beberapa komandan militer penting pada Jumat (13/6).

Israel mengklaim telah melakukan serangan udara melibatkan lebih dari 200 pesawat tempur terhadap Iran pada Jumat (13/6), yang menargetkan fasilitas nuklir, industri rudal balistik hingga komandan militer.