Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman langsung tancap gas menjalankan tugas setelah resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan Kemenko Polkam dari Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menerima memorandum jabatan dari pejabat sebelumnya, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, dalam prosesi serah terima jabatan di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (5/10). Dudung resmi menggantikan Djamari setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10).
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan mekanisme koordinasi yang telah dibangun pendahulunya, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman resmi menyerahkan tongkat kepemimpinan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo setelah dirinya mendapat amanah baru sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).
Pergantian kepemimpinan di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) dari Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago kepada Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman diharapkan tidak mengganggu kesinambungan koordinasi pemerintahan di bidang politik dan keamanan.
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Purnawirawan TNI Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kamis (1/10).
Istana negara melalui Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman merespons meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara TNI/Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang terus menimbulkan korban jiwa serta gelombang pengungsian internal.
Sebuah gebrakan baru ditunjukan Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Membawa kepemimpinan berbasis komando yang tegas dan responsif, ia mampu mengakselerasi pemenuhan tenaga medis nasional dalam kurung waktu empat bulan menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan bahwa belum ditemukan indikasi kelalaian dalam meninggalnya peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).