
Latihan Bareng Rusia, TNI AL Dukung Netralitas Indonesia
Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata menegaskan latihan militer bersama perdana dengan Angkatan Laut Rusia menunjukkan sikap netralitas politik Indonesia di kawasan.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata menegaskan latihan militer bersama perdana dengan Angkatan Laut Rusia menunjukkan sikap netralitas politik Indonesia di kawasan.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata mengungkapkan TNI AL menginginkan latihan bersama (latma) dengan Angkatan Laut Rusia dapat menjadi agenda rutin.

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) port visit ke Pasifik Selatan, mengikutsertakan personel awak kapal hingga pelajar yang merupakan orang Papua.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata mengungkapkan pelayaran muhibah dan diplomasi ke empat negara di Pasifik Selatan, sebagai uji kemampuan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991.

TNI AL melepas keberangkatan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 beserta 177 personel ke 4 negara di Pasifik Selatan, di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (9/10).

TNI AL memberangkatkan 177 personel untuk misi port visit ke 4 negara di kawasan Pasifik Selatan menggunakan KRI Wahidin Sudirohusodo-991 di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (9/10).

TNI AL dan Angkatan Laut Jerman menyepakati pembangunan kerja sama untuk menjawab tantangan keamanan maritim di tingkat regional dan global.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata mendorong peningkatan kerja sama Pusat Komando Kendali (Puskodal) antarinstansi untuk memperluas jangkauan pengawasan keamanan wilayah dari kegiatan penyelundupan, terutama narkoba.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata mengungkapkan kemungkinan penempatan dua unit kapal patroli multiguna atau multipurpose Offshore Patrol Vessel (OPV) buatan Italia di Koarmada II.

Satgas Gabungan TNI AL berhasil mengamankan sebanyak 284.692 ekor benih bening lobster di dua tempat, yakni Dumai dan Bekasi yang rencananya diselundupkan menuju perairan S. Kampar Riau melalui pesisir Pulau Muda, Kabupaten Pelalawan.