Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen (Mar) Endi Supardi mengungkap fakta pilu di balik tragedi longsor di Cisarua, Bandung Barat, yang menelan korban jiwa prajuritnya. Ia menyoroti kondisi hutan di lokasi latihan yang sudah gundul dan beralih fungsi menjadi penyebab utama tanah kehilangan daya ikat.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membuka kesempatan kepada keluarga/ahli waris prajurit Marinir TNI AL korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat untuk berkarier menjadi prajurit TNI AD.
Tim gabungan TNI AL dan SAR terus bekerja keras mengevakuasi korban longsor di medan latihan Cisarua, Bandung Barat. Hingga kini, tim pencari berhasil menemukan tubuh 8 prajurit Korps Marinir, sementara 15 personel lainnya masih dalam proses pencarian intensif.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memberikan perhatian penuh terhadap nasib keluarga 23 Marinir yang menjadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. TNI AL menjamin masa depan anak-anak dari para prajurit tersebut.
TNI AL mempertebal kekuatan untuk mengevakuasi prajurit yang tertimbun longsor di Cisarua, Bandung Barat. Sebanyak 200 personel Marinir kini menyisir lokasi untuk mencari 19 orang yang masih hilang.
Lanud Husein Sastranegara bergerak cepat membantu penanganan tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, dengan mengerahkan sejumlah personel ke lokasi terdampak, Minggu (25/1).