TNI melalui Komando Operasi (Koops) TNI Habema memburu anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menembak tiga aparatur sipil negara (ASN) hingga tewas di Jayawijaya.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan akan melakukan evaluasi pola pengamanan warga sipil di Papua. Hal ini dikatakannya menanggapi insiden penembakan delapan ASN dari Dinas Pertanian di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, beberapa waktu lalu.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak buka suara terkait penembakan delapan orang Pegawai Dinas Pertanian di Kampung Muliama, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Rabu (9/9).
Sebanyak delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya ditembaki Organisasi Papua Merdeka (OPM). Mereka ditembaki saat mendistribusikan bantuan pangan beras kepada warga setempat di Kampung Muliama, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Sebanyak tujuh prajurit Paspampres mendapatkan penghargaan atas kontribusi nyata terhadap negara dan satuan. Penghargaan tersebut diberikan langsung Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha di Jakarta, Selasa (1/9).
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesejahteraan aparatur negara merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat sistem pertahanan dan keamanan nasional.
Sebanyak 1.758 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti upacara penutupan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian/Lembaga Gelombang I 2026 di Taxiway Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/6).
Sebanyak 1.758 aparatur sipil negara (ASN) resmi berstatus komponen cadangan (komcad) setelah dilaksanakan upacara penutupan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian/Lembaga Gelombang I T.A 2026 di Taxiway Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6).
Korps Marinir menggembleng siswa Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan latihan penanggulangan huru-hara (PHH). Latihan intensif ini digelar sebagai langkah antisipasi di tengah situasi unjuk rasa yang berlangsung di ibu kota.
Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri untuk mengejar anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menembak aparatur sipil negara (ASN), Yones Yohame (35).