Cina menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak memiliki hak untuk mencampuri masalah negaranya dengan Filipina. Hal itu diungkapkan setelah Presiden Joe Biden menyatakan komitmen untuk mendukung Filipina terkait perebutan wilayah di Laut Cina Selatan (LCS).
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa sebuah pesawat tempur Cina telah melakukan intersepsi berbahaya terhadap pesawat B-52 Angkatan Udara AS yang hampir menyebabkan tabrakan di atas Laut Cina Selatan pada beberapa waktu lalu.
Mara Karlin, penasihat kebijakan luar negeri dan pertahanan Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa AUKUS merupakan upaya pencegahan terhadap kekuatan Cina sekaligus menjaga perdamaian di Indo-Pasifik.
Cina semakin meningkatkan kapabilitas persenjataan nuklir selama beberapa tahun terakhir. Meskipun negara-negara Barat mengecam tindakan tersebut, Rusia mengaku tidak khawatir dan menilainya murni sebagai hak kedaulatan Cina.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan pihaknya sukses menembak jatuh dua rudal ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) ketika 'operasi militer khusus' di Ukraina. Keberhasilan ini merupakan yang pertama kalinya sejak senjata jarak jauh itu dikirim ke Ukraina.
Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang melakukan latihan udara trilateral untuk pertama kalinya, sebagai tanggapan terhadap ancaman nuklir Korea Utara (Korut) yang terus berkembang.
Juru bicara Kemenlu Cina Mao Ning menyangkal laporan tahunan Amerika Serikat (AS) yang menyebut Cina memiliki lebih dari 500 hulu ledak nuklir. Menurut Mao, laporan itu hanyalah prasangka dan AS telah memutarbalikkan fakta.
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Cina memiliki lebih dari 500 hulu ledak nuklir yang siap beroperasi dan diperkirakan jumlahnya akan bertambah hingga lebih dari 1.000 unit pada tahun 2030.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pat Ryder mengatakan bahwa kapal perusak USS Carney berhasil mencegat tiga rudal jelajah dan beberapa drone yang diluncurkan oleh militan Houthi dari Yaman. Kelompok yang bersekutu dengan Iran itu diduga menargetkan Israel.
Amerika Serikat (AS) sebut pesawat Angkatan Udara Cina telah berulang kali melakukan manuver yang membahayakan di udara. Tindakan itu merupakan wujud agresif Cina yang dikalim terus meningkat.