Jumat, 4 April 2025

Rusia Klaim Tembak Jatuh Dua ATACMS untuk Pertama Kali

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan pihaknya sukses menembak jatuh dua rudal ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) ketika ‘operasi militer khusus’ di Ukraina. Keberhasilan ini merupakan yang pertama kalinya sejak senjata jarak jauh itu dikirim ke Ukraina.

โ€œSelama beberapa hari terakhir, pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh dua rudal taktis ATASMS buatan AS, sebuah rudal anti-pesawat S-200 yang dikonversi untuk menyerang target darat, dua rudal anti-radar HARM dan dua sistem roket peluncuran ganda HIMARS,” kata Kemhan Rusia melansir TASS, Kamis (26/10).

Baca Juga: Korsel Klaim Tahan Kapal Berisi Warga Korut yang Diduga Membelot

Selain itu, sistem pertahanan udara Rusia juga berhasil menembak jatuh dua pesawat tempur MiG-29 Ukraina, pesawat serang Su-25 dan pesawat pelatihan tempur L-39 dalam satu hari kemarin.

“Itu ditembak jatuh di dekat pemukiman Krasnoarmeisk di Republik Rakyat Donetsk, Kazachyi Lageri di Wilayah Kherson dan Sinelnikovo di Dnepropetrovsk Wilayah,โ€ katanya.

Baca Juga: Terdampak Konflik, Hampir 20.000 Orang Terlantar di Perbatasan Lebanon-Israel

Dalam pernyataan terpisah, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan bahwa meskipun dipasok senjata yang lebih canggih, kemampuan Angkatan Bersenjata Ukraina mengalami penurunan.

โ€œSituasi hari ini menunjukkan kemampuan lawan menurun,โ€ kata Shoigu.

Pekan lalu, Pemerintah AS mengkonfirmasi pengiriman rudal ATACMS ke Ukraina. Begitupun dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, turut menyebut pihaknya telah rudal itu di medan perang untuk memukul mundur pasukan Rusia. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer