
Stok Menipis, AS Batal Kirim Sebagian Bantuan Militer ke Ukraina
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan sebagian pengiriman bantuan militer ke Ukraina setelah meninjau kembali persediaan dalam negeri yang semakin menipis.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan sebagian pengiriman bantuan militer ke Ukraina setelah meninjau kembali persediaan dalam negeri yang semakin menipis.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa terdapat kemungkinan gencatan senjata konflik antara Israel dan Hamas tercapai pada Minggu depan.

Parlemen Iran sepakat untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA, badan pengawas nuklir PBB, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa negaranya bersedia untuk menyelesaikan masalah dengan Amerika Serikat (AS) berdasarkan kerangka kerja Internasional dan negosiasi, yang bukan di bawah serangan.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan bahwa negaranya tidak berperang dengan negara Iran melainkan dengan program nuklirnya. Hal itu ia ungkapkan usai AS meluncurkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir Iran pada beberapa waktu lalu.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan perlindungan WNI di negara-negara Timur Tengah begitu Amerika Serikat (AS) ikut menyerang Iran.

Amerika Serikat (AS) meluncurkan serangan udara terhadap situs nuklir Iran menggunakan pesawat pengebom B-2 dan rudal Tomahawk, yang diklaim merusak fasilitas itu secara signifikan.

TNI Angkatan Laut menyebutkan bahwa kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Nimitz, memiliki hak lintas damai saat melewati Selat Malaka, perairan Indonesia.

Amerika Serikat melakukan pergeseran alat utama sistem persenjataan (alutsista) mereka ke kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik Israel dan Iran.

Indonesia berhasil mencatatkan prestasi baru di kancah internasional. Hal tersebut tak lain berkat perjuangan dari tiga perwira menengah Korps Marinir yang lulus pendidikan militer di Amerika Serikat.