
Jadi Kekuatan Baru Skadron Udara 8 Lanud Ats, Ini Kecanggihan Helikopter H225M
Kekuatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi diperkokoh dengan hadirnya alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru, yaitu 8 unit Helikopter H225M.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kekuatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi diperkokoh dengan hadirnya alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru, yaitu 8 unit Helikopter H225M.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendorong kerja sama antara industri pertahanan RI PT Dirgntara Indonesia dengan produsen pesawat Airbus, dan negara lainnya untuk pembuatan helikopter produksi Indonesia.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) atas pengabdian serta dedikasi mereka dalam menjaga kedaulatan NKRI.

TNI Angkatan Udara (TNI AU) bakal diperkuat dengan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru berupa 8 helikopter jenis H-225M. Helikopter angkut berat ini nantinya akan dioperasionalkan oleh Skadron Udara 8, Lanud Atang Sendjaja Bogor.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit termasuk dalam rencana anggaran TNI AL 2024.

TNI AL memasukkan penambahan sejumlah alutsista sebagai prioritas dalam rapat koordinasi perencanaan dan keuangan (Rakor Renaku) II 2024 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Selasa (21/11).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan, TNI AL bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memiliki beberapa kandidat kendaraan pendarat amfibi (ranratfib) yang baru untuk modernisasi alutsista Korps Marinir.

Untuk mengamankan pemilu 2024 mendatang, Kodam XVII Cenderawasih memastikan akan mengerahkan 89 unit alutsista. Hal ini diungkapkan Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan lewat video converter saat apel gelar pasukan pengamanan pemilu 2024 yang dipimpin KSAD Jenderal TNI Agus Subiyanto di Monas, Rabu, (8/11/2023).

Inggris menawarkan sejumlah produk alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru dalam rangka peningkatan kerja sama industri pertahanan dengan Indonesia.

Wakil Perdana Menteri Serbia Milos Vucevic mengatakan bahwa alutsista dan peralatan militer lain dari Cina telah memperkuat angkatan bersenjata negaranya secara signifikan, khususnya sistem pertahanan udara dan drone.