Sebanyak 15 siswa Program Studi Pendidikan (PSDP) Penerbang TNI Angkatan ke-37 mulai menjalani Pendidikan Pertama (Dikma) sebagai tahap awal untuk menjadi calon penerbang TNI andal dan profesional.
Dalam waktu sebulan, TNI Angkatan Darat menerima 943 Perwira baru. Pada tanggal 23 Juli lalu, sebanyak 514 Perwira Remaja (Paja) Akademi Militer (Akmil) diterima di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta. Kemudian, pada tanggal 27 Juli 2026 sebanyak 429 Paja Prajurit Karier kembali diterima.
Prestasi membanggakan kembali diukir Prajurit Korps Wanita (Kowad) TNI AD. Kali ini, Lettu Caj (K) Rahayu Irjayanti, alumni Akademi Militer (Akmil) 2022 menerima Brevet Kehormatan Setia Waspada Paspampres.
TNI Angkatan Darat menyambut kehadirian 514 Perwira Remaja (Paja) Akademi Militer (Akmil) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (22/7). Upacara penerimaan ini dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Presiden RI Prabowo Subianto melantik 1.177 perwira remaja TNI-Polri tahun 2026 melalui upacara prasetya perwira (praspa) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).
Sebanyak 514 Taruna Akademi Militer (Akmil) akan dilantik dan diambil sumpahya menjadi Perwira Muda. Acara pelantikan atau Upacara Praspa tersebut dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada 21 Juli 2026.
Sebanyak 898 taruna telah menyelesaikan pendidikan pertama Akademi TNI dengan digelarnya upacara penutupan yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Lapangan Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (16/7).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, ancaman dalam perang modern saat ini bisa berupa nonfisik untuk menganggu kepentingan politik dan ekonomi suatu negara.
Dua tokoh penting yang kini menjadi 'tangan kanan' Presiden Prabowo Subianto, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, kembali ke almamater mereka di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen Lucky Avianto menyebutkan, para orangtua di Papua sudah banyak yang menyekolahkan anaknya.