
Pesawat Casa dan Helikopter Bell Dipilih TNI AL untuk Jangkau Titik Tanpa Landasan di Aceh–Sumatra
TNI AL menambah armada udara dalam operasi penanggulangan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

TNI AL menambah armada udara dalam operasi penanggulangan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan RI), Letjen TNI Tri Budi Utomo mengerahkan empat unit kendaraan taktis Double Cabin Scorpio Vigar untuk mobilitas di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan seluruh upaya penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus diperkuat dengan pengerahan penuh sumber daya nasional.

KRI Teluk Gilimanuk-531, yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga pascabencana banjir, bertolak melanjutkan perjalanan menuju wilayah Lhokseumawe dan Kuala Idie, Aceh dari Dermaga Bandar Deli-Belawan, Medan pada Kamis (4/12).

KRI Sutedi Senoputra-378 tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Rabu (3/12), membawa bantuan logistik dalam jumlah besar untuk warga Aceh yang terdampak banjir.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengumpulkan seluruh komandan satuan TNI AL dari berbagai wilayah dalam apel komandan satuan yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/12). Salah satu fokus utama apel tahun ini adalah penanganan banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

TNI Angkatan Laut berencana mengerahkan kapal tanker, KRI Bontang-907 untuk distribusi bahan bakar di lokasi terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Gelombang banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sibolga (Sumatera Utara), dan Sumatra Barat sejak akhir November 2025 mengakibatkan dampak besar bagi masyarakat. Ribuan warga terisolasi, akses jalan terputus, dan kebutuhan darurat meningkat tajam.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyiagakan lebih dari 30.000 prajurit untuk mengantisipasi banjir susulan di tiga provinsi terdampak bencana.

Setelah ditinjau kesiapan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kapal ADRI XCII-BM resmi diberangkatkan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (2/12).