
AS-Iran Sebut Selat Hormuz Telah Dibuka Sepenuhnya
Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz telah dibuka untuk semua kapal komersial dan akan tetap demikian selama gencatan senjata Israel-Lebanon berlaku.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz telah dibuka untuk semua kapal komersial dan akan tetap demikian selama gencatan senjata Israel-Lebanon berlaku.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan agar Amerika Serikat (AS) tidak membiarkan Israel merusak diplomasi, yang telah menghasilkan kesepakatan gencatan senjata.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa setiap upaya untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan AS-Israel harus mencakup jaminan guna mencegah serangan kembali terjadi.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa sistem dan struktur politik negaranya tetap kuat, meskipun terdapat beberapa pejabat hingga pemimpin tertinggi tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Iran menekankan bahwa Selat Hormuz ditutup bagi pihak yang mereka anggap musuh. Iran juga siap untuk terus meluncurkan serangan balasan terhadap Israel dan Amerika Serikat (AS) sepanjang yang dibutuhkan.

Iran kemungkinan dapat memilih pemimpin tertinggi baru dalam satu atau dua hari. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di tengah masa berkabung 40 hari setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS-Israel.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa, Swiss untuk melanjutkan perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) yang dimediasi oleh Oman. Tujuannya untuk mengurangi ketegangan dan mencegah konfrontasi militer di antara keduanya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, mengatakan bahwa pihaknya bersedia bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) tentang program nuklir negaranya.