Presiden Ukraina Sebut Rusia Luncurkan Ratusan Rudal dan Drone dalam Semalam

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Rusia telah melakukan serangan udara yang melibatkan lebih dari 100 rudal berbagai jenis dan sekitar 100 drone Shahed dalam semalam.
"Ini adalah salah satu serangan terberat, sebuah serangan gabungan. Lebih dari seratus rudal berbagai jenis dan sekitar seratus pesawat nirawak Shahed," kata Zelensky melansir President.gov.ua, Senin (26/8).
Baca Juga: Filipina Kecam Tindakan Ilegal Cina yang Berulang di Laut Cina Selatan
Lebih lanjut, ia menyebut sektor yang menjadi target utama Rusia adalah infrastruktur energi. Serangan itu pun menyebabkan tewasnya warga sipil dan puluhan orang lainnya terluka.
"Seperti kebanyakan serangan Rusia sebelumnya, serangan ini sama kejamnya, menargetkan infrastruktur sipil yang penting. Sebagian besar wilayah kami dari wilayah Kharkiv dan Kyiv hingga Odesa dan wilayah barat kami," ujarnya.
Baca Juga: Awasi Uji Coba Drone Bunuh Diri, Kim Jong Un Perintahkan Produksi Masif
Dalam pernyataan terpisah, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan bahwa pasukan Rusia telah meluncurkan drone, rudal jelajah, dan rudal balistik hipersonik Kinzhal ke 15 wilayah Ukraina.
"Infrastruktur energi sekali lagi menjadi sasaran teroris Rusia. Sayangnya, ada kerusakan di sejumlah wilayah. Untuk menghentikan penembakan biadab di kota-kota Ukraina, tempat peluncuran rudal Rusia harus dihancurkan. Kami mengandalkan dukungan sekutu kami dan pasti akan membuat Rusia membayar," kata Shmyhal melansir Reuters. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































