Kamis, 3 April 2025

Pentagon Sebut F-16 Bukan ‘Senjata Ajaib’ bagi Ukraina

Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dan menyusun program dengan sekutu untuk melatih pilot Ukraina menerbangkan jet tempur F-16. Hanya saja, Pentagon menyebut pengerahan armada F-16 bukanlah solusi ajaib untuk perang melawan Rusia.

Dilansir dari Politico, Sabtu (27/5), Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Jenderal Angkatan Darat Mark Milley saat konferensi pers bersama Menteri Pertahanan Lloyd Austin di Pentagon. Menurutnya, pengerahan F-16 bagi Ukraina merupakan hal yang sangat kompleks.

Baca Juga: Menlu Rusia: Ada Hambatan untuk Berdamai dengan Ukraina

“Tidak ada senjata ajaib dalam perang, bukan F-16 dan begitupun tidak ada senjata lain,” katanya Milley.

Milley mengatakan, menyediakan 10 unit F-16 dapat menelan biaya sekitar US$ 2 miliar. Sedangkan, Ukraina membutuhkan jauh lebih banyak pesawat tempur tersebut jika benar-benar ingin memukul mundur Rusia.

“Rusia memiliki seribu pesawat tempur generasi keempat dan kelima, jadi jika Anda akan melawan Rusia di udara, Anda akan membutuhkan sejumlah besar pesawat tempur generasi keempat dan kelima,” ungkapnya.

Baca Juga: Uji Coba Rudal Balistik Iran Memicu Kekhawatiran Eskalasi Nuklir

Kendati demikian, Milley menilai AS bersama sekutu telah memutuskan langkah yang benar dalam melatih pilot Ukraina. Pertahanan udara merupakan hal yang krusial dan Ukraina masih harus meningkatkan kapabilitas maupun kuantitas militernya di perbatasan.

“Akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun angkatan udara dengan ukuran dan ruang lingkup serta skala yang diperlukan,” tambahnya. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM – Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer