Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda TNI Julius Widjojono memastikan video yang beredar ramai di jagat maya bahwa sekelompok prajurit TNI melaksanakan apel keberangkatan di dermaga dalam rangka penugasan ke Palestina adalah hoak.
“Video yang di upload oleh akun Tiktok @green_force90 dan akun Tiktok @heritnm itu tidak benar, video tersebut adalah video pemberangkatan Batalyon 712 Satgas Pamtas RI-PNG, dan Pasukan TNI penjaga perdamaian di Libanon,โ ujarnya.
Baca Juga: KSAD Dianugerahi Darjah Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera dari Kerajaan Malaysia
Menurut Kapuspen TNI, penugasan prajurit TNI ke berbagai negara yang sedang berkonflik adalah sebagai penjaga perdamaian di bawah payung PBB. Pengiriman pasukan ini sesuai dengan Pembukaan UUD 45 yaitu ikut serta dalam ketertiban dunia, Indonesia juga netral dan tidak memihak.
โKita kan Netral, Politik Luar Negeri Kita Jelas, yaitu Bebas Aktif,โ sambungnya.
Baca Juga: KSAL Dapat Gelar Dato Panglima Laksamana Diraja dari Kesultanan Deli
Kapuspen TNI menghimbau kepada pemilik akun untuk segera menghapus video tersebut, Ia tidak ingin video hoaks ini dapat menggiring opini publik, untuk menjatuhkan dan penilaian negatif kepada TNI. Informasi yang disebarkan adalah hoaks atau tidak benar, karena video tersebut merupakan video lama yang kembali di unggah dengan narasi yang tidak tepat.
“Saya himbau kepada masyarakat yang mengikuti berita-berita terkait TNI, agar lebih mempercayai akun-akun resmi TNI,โ pungkasnya. (rr)