Hadapi Ancaman Regional, Jepang Tekankan Pentingnya Kerja Sama dengan NATO

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa negaranya siap untuk mempererat kemitraan dengan NATO, sebagai tanggapan atas meningkatnya kerja sama militer antara Korea Utara (Korut) dan Rusia yang mengancam keamanan regional.
“Keamanan Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik tidak dapat dipisahkan, dan agresi Rusia terhadap Ukraina serta kerja sama militer yang semakin erat dengan Korut merupakan pengingat yang kuat akan hal tersebut,” kata Kishida melansir Reuters, Rabu (10/7).
“Jepang bertekad untuk memperkuat kerja samanya dengan NATO dan mitranya,” tambahnya.
Baca Juga: Hadapi Postur Kekuatan Cina, Jepang dan Filipina Sepakati Perjanjian Militer
Lebih lanjut, ia memperingatkan agar komunitas internasional tidak menoleransi upaya beberapa negara untuk mengganggu tatanan global, khususnya di Asia, yang mungkin akan bernasib seperti Ukraina jika ancaman itu dibiarkan.
Oleh sebab itu, ia menilai pentingnya kerja sama untuk menghadapi ancaman keamanan baru yang melampaui batas geografis.
“Batas geografis 'Euro-Atlantik' atau 'Indo-Pasifik' tidak lagi relevan dalam menjaga perdamaian dan keamanan global. Jepang dan mitra Indo-Pasifik dapat memainkan peran besar bagi sekutu NATO dari perspektif ini," ujarnya.
Baca Juga: Israel Kembali Serang Gaza, Hamas: Hambat Perundingan Gencatan Senjata
Pada bulan lalu, Presiden Vladimir Putin menandatangani 'Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif' dengan Presiden Korut Kim Jong-Un saat mengunjungi Pyongyang. Keduanya sepakat bahwa jika salah satu pihak mendapat serangan agresi, pihak lainnya harus segera memberikan bantuan militer maupun bantuan lain yang diperlukan.
Korut juga diyakini telah memasok rudal balistik dan artileri untuk Rusia gunakan melawan Ukraina. Sebagai imbalannya, Rusia membantu Korut mengembangkan kemampuan nuklir strategis. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































