Jumat, 4 April 2025

Flypass Pesawat Tempur hingga Aksi Terjun Payung Kopasgat Ramaikan Gelaran Tari Kolosal ‘Gandrung Sewu’

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) turut menyemarakkan gelaran tari kolosal Gandrung Sewu di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Sabtu (16/9).

Unsur TNI AU yang ambil bagian dalam kegiatan ini di antaranya pesawat tempur, penerjun Kopasgat, dan atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Melansir keterangan TNI AU, Minggu (17/9) disebutkan, pesawat tempur yang dikerahkan adalah pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Madiun, serta Super Tucano asal Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Baca Juga: 3.394 Personel Gabungan TNI-Polri Akan Amankan Ajang MotoGP 13 Oktober Mendatang

Flypass pesawat kemudian disambung dengan atraksi terjun payung oleh 15 peterjun Kopasgat, termasuk di dalamnya 4 peterjun WARA. Mereka terjun dari pesawat CN-295 yang take off dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta,” tulis TNI AU.

Skadron Udara 21
Para penerjun Kopasgat TNI AU yang turut meramaikan gelaran “Gandrung Sewu”. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Sementara itu, atlet FASI TNI AU unjuk aksi dalam mengawaki 6 paramotor yang terbang melintas di sepanjang Pantai Boom Marina.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang hadir langsung untuk menyaksikan acara ini mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya. Keterlibatan unsur TNI AU di dalam acara ini menurut Fadjar merupakan bentuk kolaborasi dan kerja sama yang apik dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Jelang Latma Ausindo 2023, Pesawat Tempur hingga Pesawat Tanker RAAF Tiba di Manado

Selaras dengan kolaborasi tersebut, gelaran budaya bertajuk “Gandrung Sewu feat Semarak Dirgantara” ini semakin mempertegas kedekatan TNI AU dengan masyarakat Indonesia. TNI AU pun mengungkap, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, di mana mereka tampak memadati lokasi acara, salah satunya untuk menyaksikan aksi flypass pesawat tempur, penerjun Kopasgat hingga atlet FASI.

Membahas perihal Gandrung Sewu, acara ini merupakan festival yang masuk dalam jajaran kalender even nasional. Tahun ini, gelaran budaya tersebut melibatkan sebanyak 1.200 penari dengan mengangkat tema “Omprog the Glory of Art” yang bermakna ungkapan sikap pengendalian diri terhadap ilusi keberadaan atau eksistensi dalam menjalani kehidupan penari Gandrung yang harus terjaga dalam kondisi kesadaran penuh. (yas)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM – Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer