Flypass Pesawat Tempur hingga Aksi Terjun Payung Kopasgat Ramaikan Gelaran Tari Kolosal ‘Gandrung Sewu’

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) turut menyemarakkan gelaran tari kolosal Gandrung Sewu di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Sabtu (16/9).
Unsur TNI AU yang ambil bagian dalam kegiatan ini di antaranya pesawat tempur, penerjun Kopasgat, dan atlet Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Melansir keterangan TNI AU, Minggu (17/9) disebutkan, pesawat tempur yang dikerahkan adalah pesawat T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi Madiun, serta Super Tucano asal Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Baca Juga: 3.394 Personel Gabungan TNI-Polri Akan Amankan Ajang MotoGP 13 Oktober Mendatang
“Flypass pesawat kemudian disambung dengan atraksi terjun payung oleh 15 peterjun Kopasgat, termasuk di dalamnya 4 peterjun WARA. Mereka terjun dari pesawat CN-295 yang take off dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta,” tulis TNI AU.

Sementara itu, atlet FASI TNI AU unjuk aksi dalam mengawaki 6 paramotor yang terbang melintas di sepanjang Pantai Boom Marina.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo yang hadir langsung untuk menyaksikan acara ini mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya. Keterlibatan unsur TNI AU di dalam acara ini menurut Fadjar merupakan bentuk kolaborasi dan kerja sama yang apik dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Baca Juga: Jelang Latma Ausindo 2023, Pesawat Tempur hingga Pesawat Tanker RAAF Tiba di Manado
Selaras dengan kolaborasi tersebut, gelaran budaya bertajuk “Gandrung Sewu feat Semarak Dirgantara” ini semakin mempertegas kedekatan TNI AU dengan masyarakat Indonesia. TNI AU pun mengungkap, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat, di mana mereka tampak memadati lokasi acara, salah satunya untuk menyaksikan aksi flypass pesawat tempur, penerjun Kopasgat hingga atlet FASI.
Membahas perihal Gandrung Sewu, acara ini merupakan festival yang masuk dalam jajaran kalender even nasional. Tahun ini, gelaran budaya tersebut melibatkan sebanyak 1.200 penari dengan mengangkat tema “Omprog the Glory of Art” yang bermakna ungkapan sikap pengendalian diri terhadap ilusi keberadaan atau eksistensi dalam menjalani kehidupan penari Gandrung yang harus terjaga dalam kondisi kesadaran penuh. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































