Dankodiklatau Tinjau Latihan Cyber Defense TNI AU 2023

Jakarta, IDM - Komandan Kodiklatau (Dankodiklatau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi meninjau pelaksanaan latihan Cyber Defense TNI AU TA 2023 yang digelar di Sekkau Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (30/5).
Latihan tahun ini mengusung tema "Satuan unsur siber melaksanakan operasi dukungan siber pada OMP dan OMSP di mandala operasi Perairan Natuna Utara, Perairan Selatan Selat Bali dan wilayah Papua dalam rangka mendukung tugas Kogasudgab".
Baca Juga: Kapal Perang AS USS Manchester LCS 14 Singgah di Bali
Melansir keterangan dalam laman TNI AU dijelaskan, latihan ini tidak terlepas dari potensi ancaman yang dapat muncul dari ranah siber.
Siber atau ruang maya dapat digunakan untuk hal-hal positif, namun demikian dapat juga digunakan untuk hal-hal negatif, seperti propaganda, cyber terorism, sabotase terhadap infrastruktur kritis TNI AU, pencurian data/informasi/kekayaan intelektual, dan penyebaran berita palsu (hoax) yang dapat meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Aksi Personel Lanud Adi Soemarmo dalam Latihan SAR
Untuk menghadapi tantangan tersebut, TNI AU harus meningkatkan kesiapan sistem pertahanan siber di satuan jajaran TNI AU, mulai dari tingkat Mabesau, Kotama dan Lanud jajaran, dengan berbagai unsur kekuatannya.
Nantinya, hasil yang dicapai dalam latihan ini akan menjadi tolak ukur TNI AU dalam mengembangkan pola pembinaan konsep pertahanan siber yang menjadi salah satu konsep perang modern TNI AU ke depan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































