Jumat, 4 April 2025

Berjalan Kaki Selama 2 Jam, Satgas TNI Patroli di Pulau Terluar Indonesia Bras

Jakarta, IDM – Pembantu Letnan Dua (Pelda) Muh. Aly bersama enam personel dari prajurit Satgas Pamputer 26 melaksanakan kegiatan Patroli Darat di wilayah Pulau Brass, Desa Mapia, Distrik Supiori Barat, Kabupaten Supiori, Papua, Selasa (26/7).

Mereka bergerak ke arah Utara menyusuri pantai mengecek kondisi Pulau Bras yang memiliki luas kurang lebih 3.09 Kilometer dengan jumlah penduduk sebanyak 116 orang.

“Di Pulau Bras juga terdapat 1 buah Mercusuar yang kondisinya masih baik dengan fungsi utama yaitu memperingatkan kapal mengenai tempat berbahaya dan membantu navigasi kapal. Jarak patroli yang kami tempuh untuk menggelilingi Pulau Bras dengan berjalan kaki yakni kurang lebih 2 jam 30 menit,” kata Aly.

(Foto: Puspen TNI)

Ia menjelaskan Selain pulau Brass tersebut, terdapat lagi dua gugusan pulau yang berada di sekitar wilayahnya yakni Pulau Pegun dan Pulau Fanildo. Wilayah gugusan Pulau tersebut dijaga oleh Satuan TNI yang memiliki Pos di Pulau Mapia.

“Ada juga Posal TNI AL, Pos Babinsa TNI AD dan Pos Polmas Kabupaten Supiori,” jelas Aly.

Tugas pengamanan di wilayah Pulau Bras terbilang cukup berat karena berada di perairan Samudra Pasifik, memiliki laut dengan ombak besar serta sarana dan prasarana yang terbatas. Hal ini biasa dimanfaatkan untuk sejumlah kejahatan, termasuk transnational crime. (rr)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer