Jakarta, IDM – Kodim 0815/Mojokerto bersama tim search and rescue (SAR) gabungan melakukan evakuasi serta pencarian korban bencana tanah longsor yang terjadi di jalur Pacet-Cangar, Jawa Timur, Jumat (4/4).
Tanah longsor terjadi akibat hujan deras pada Kamis sore yang menimpa dua kendaraan yang sedang melintas. Proses evakuasi korban sempat terhenti akibat cuaca ekstrem dan baru dapat dilanjutkan pada Jumat pagi.
Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Inf Suwadi, yang hadir langsung di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan terus berupaya maksimal untuk mengevakuasi korban.
โKami menurunkan satu peleton dari Kodim 0815/Mojokerto guna membantu proses evakuasi serta pencarian korban. Sejak kemarin sore upaya pencarian sudah dilakukan, namun terkendala cuaca buruk. Hari ini proses dilanjutkan kembali dengan kekuatan penuh bersama seluruh tim yang ada,โ ujarnya dalam rilis yang diterima pada Sabtu (5/4).
Ia menambahkan, hingga Jumat siang, total 10 korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan. Dari jumlah tersebut, tiga korban yang merupakan satu keluarga asal Desa Jatijejer dilarikan ke RSUD Sumberglagah.
Sementara tujuh korban lainnya, yang juga merupakan satu keluarga asal Sidoarjo, dibawa ke RS Bhayangkara Kota Batu.
Mayor Inf Suwadi juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu belakangan ini.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari personel Polres Mojokerto, Basarnas, BPBD, PUPR, Tahura, Satpol PP, Dishub, PMI, dan berbagai elemen relawan. (nhn)